Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Resmi Dibuka: Ribuan Formasi Tersedia, Simak Tips Lolos Seleksinya!

 


JAKARTA – Kabar gembira bagi para lulusan SMA/SMK sederajat di seluruh Indonesia. Pemerintah resmi membuka pendaftaran seleksi sekolah kedinasan untuk tahun anggaran 2026. Jalur ini tetap menjadi primadona karena menawarkan kepastian karier menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta biaya pendidikan yang sepenuhnya ditanggung negara.
    Sejumlah instansi favorit kembali membuka pintu bagi putra-putri terbaik bangsa, mulai dari sektor keuangan, keamanan, hingga transportasi.
Daftar Instansi yang Membuka Lowongan
Berdasarkan pengumuman resmi, berikut adalah beberapa instansi populer yang berpartisipasi tahun ini:

  1. PKN STAN (Kementerian Keuangan)

  2. IPDN (Kementerian Dalam Negeri)

  3. Poltekim & Poltekip (Kemenkumham)

  4. STIS (Badan Pusat Statistik)

  5. STIN (Badan Intelijen Negara)

  6. STMKG (BMKG)

  7. Sipencatar (Kementerian Perhubungan)

  8. Poltek SSN (BSSN)


Tahapan Seleksi Secara Umum
Proses seleksi sekolah kedinasan dikenal sangat ketat dan menggunakan sistem gugur. Secara umum, tahapan yang harus dilalui meliputi:

  1. Seleksi Administrasi: Verifikasi berkas secara online.
  2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): Menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang meliputi Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
  3.  Tes Lanjutan: Bervariasi tiap instansi, biasanya mencakup tes kesehatan, kesamaptaan (fisik), psikotes, hingga wawancara.

Sukses Lolos Sekolah Kedinasan
    Persaingan yang mencapai rasio 1:50 hingga 1:100 menuntut persiapan yang matang. Berikut adalah tips dari para ahli dan alumni:
1. Kuasai Materi SKD Sejak Dini
SKD adalah "pintu gerbang" utama. Fokuslah pada latihan soal CAT. Jangan hanya menghafal jawaban, tetapi pahami pola soal, terutama untuk materi TIU (logika dan numerik) serta TWK (pancasila dan kewarganegaraan).
2. Jaga Kondisi Fisik dan Kesehatan
Banyak kandidat gugur di tes kesehatan karena masalah sepele seperti gigi berlubang atau mata minus yang melebihi batas. Lakukan medical check-up mandiri lebih awal dan rutinlah berolahraga untuk menghadapi tes kesamaptaan (lari, push-up, sit-up).
3. Teliti dalam Administrasi
Pastikan dokumen seperti ijazah, Kartu Keluarga, dan pas foto sesuai dengan spesifikasi yang diminta. Kesalahan kecil dalam mengunggah dokumen bisa membuat Anda gugur sebelum bertarung.
4. Pilih Instansi Sesuai Minat dan Kemampuan
Jangan hanya ikut-ikutan tren. Pelajari spesifikasi pekerjaan setelah lulus nanti. Misalnya, jika Anda menyukai analisis data, STIS adalah pilihan tepat. Jika lebih menyukai lapangan dan kepemimpinan, IPDN atau sekolah di bawah Kemenhub bisa jadi opsi utama.


Catatan Penting: Pendaftaran hanya dilakukan melalui satu pintu, yaitu portal resmi BKN di dikdin.bkn.go.id. Waspadai modus penipuan yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.

Lebih baru Lebih lama

monetag

monetag

نموذج الاتصال