JAKARTA – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara resmi mulai membuka gerbang pengabdian bagi putra-putri terbaik bangsa melalui rekrutmen prajurit tahun anggaran 2026. Jalur penerimaan yang dibuka mencakup Taruna Akademi Militer (Akmil), Bintara, hingga Tamtama.
Berdasarkan pengumuman resmi di laman rekrutmen TNI AD, proses pendaftaran saat ini difokuskan pada jalur Tamtama PK Gelombang I yang telah memasuki tahap validasi fisik mulai awal Januari 2026. Sementara itu, untuk jalur Akmil dan Bintara, pendaftaran online diperkirakan akan dibuka secara bertahap pada kuartal pertama tahun ini.
Jadwal Estimasi Pendaftaran 2026
Bagi Anda yang berminat, pastikan mencatat estimasi jadwal berikut agar tidak tertinggal:
Syarat Umum Pendaftaran
Secara garis besar, persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pendaftar meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME.
- Usia: Minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun saat pembukaan pendidikan.
- Kesehatan: Sehat jasmani, rohani, tidak berkacamata, dan tidak bertato/bertindik (kecuali alasan adat).
- Pendidikan: Lulusan SMA/MA/SMK atau sederajat dengan nilai rata-rata yang ditentukan.
- Dokumen: Memiliki kartu BPJS aktif dan SKCK dari Kepolisian setempat.
Tips Lolos Seleksi TNI: Persiapan Adalah Kunci
Menjadi prajurit TNI bukan sekadar tentang fisik, melainkan kombinasi mental, intelektual, dan kedisiplinan. Berikut adalah tips dari para ahli rekrutmen:
1. Administrasi yang "Zero Error"
Banyak calon gugur di tahap awal karena dokumen tidak lengkap. Pastikan nama di Ijazah, Akta Kelahiran, dan KTP sama persis hingga ke titik dan komanya. Legalisir semua dokumen jauh-jauh hari.
2. Latihan Fisik Terukur (Kesamaptaan)
Jangan latihan mendadak! Fokuslah pada:
Lari 12 Menit: Targetkan jarak minimal 2.400 - 3.000 meter.
Pull Up, Push Up, & Sit Up: Lakukan rutin setiap pagi dan sore untuk membentuk memori otot.
Renang: Minimal mampu menempuh jarak 25 meter tanpa berhenti.
3. Lakukan Medical Check-Up (MCU) Mandiri
Sebelum tes resmi, lakukan pemeriksaan kesehatan secara pribadi di rumah sakit. Periksa kesehatan gigi (karang gigi/lubang), mata, hingga varises. Hal ini penting agar Anda bisa melakukan pengobatan atau perbaikan sebelum hari-H.
4. Asah Psikotes dan Akademik
Tes psikologi bertujuan melihat konsistensi dan ketahanan mental. Berlatihlah mengerjakan soal anonim, tes koran (Pauli/Kraepelin), dan tes logika secara rutin untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi.
5. Jaga Integritas (Hati-hati Penipuan)
TNI menegaskan bahwa seluruh proses seleksi GRATIS dan tidak dipungut biaya sepeser pun. Jangan percaya oknum yang menjanjikan kelulusan dengan membayar sejumlah uang.
