[SOAL KOMPETENSI TEKNIS] Pembahasan Soal Sulit CASN PPPK : Analis SDM Aparatur Ahli Pertama - Edisi 2

 


Sobat Pintarstudi - Berikut adalah 10 Contoh Soal Kompetensi Teknis untuk jabatan Perencana Ahli Pertama di lingkungan Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM), disajikan dalam format teks lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasannya.

Soal-soal ini mencakup pemahaman tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) sesuai UU No. 25 Tahun 2004, serta penerapannya dalam isu HAM.


Latihan Soal Kompetensi Teknis PPPK Perencana Ahli Pertama

Topik 1: Konsep Dasar & Regulasi Perencanaan

Soal 1

Berdasarkan UU No. 25 Tahun 2004, proses menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia disebut...

  1. Penganggaran
  2. Perencanaan
  3. Evaluasi
  4. Pemantauan
  5. Pelaporan

Jawaban: B

Pembahasan: Sesuai Pasal 1 angka 1 UU No. 25/2004, definisi tersebut adalah definisi mutlak dari Perencanaan. Penganggaran adalah tahap selanjutnya (alokasi dana), sedangkan evaluasi dan pemantauan adalah tahap pengendalian.

Soal 2

Dokumen perencanaan pembangunan nasional untuk periode 20 tahun disebut...

  1. RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang)
  2. RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah)
  3. RKP (Rencana Kerja Pemerintah)
  4. Renstra-KL
  5. Renja-KL

Jawaban: A

Pembahasan:

  • RPJP: 20 Tahun.
  • RPJM: 5 Tahun.
  • RKP: 1 Tahun (Nasional).
  • Renstra-KL: 5 Tahun (Unit Kerja/Kementerian).

Soal 3

Kementerian HAM menyusun Rencana Strategis (Renstra) untuk periode 5 tahun. Dokumen ini wajib berpedoman pada...

  1. Rencana Kerja Pemerintah (RKP)
  2. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)
  3. APBN
  4. Hasil Musrenbang
  5. Visi Misi Menteri

Jawaban: B

Pembahasan: Renstra Kementerian/Lembaga (K/L) adalah dokumen 5 tahunan yang harus berpedoman pada dokumen 5 tahunan nasional, yaitu RPJMN. Hal ini untuk memastikan visi presiden diterjemahkan dengan benar oleh kementerian.


Topik 2: Metodologi & Indikator Kinerja (Logframe)

Soal 4

Dalam menyusun program "Peningkatan Akses Keadilan bagi Kelompok Rentan", Anda diminta menentukan indikator Outcome (Hasil). Manakah indikator yang paling tepat?

  1. Jumlah kegiatan penyuluhan hukum yang dilaksanakan.
  2. Jumlah brosur hukum yang dicetak dan dibagikan.
  3. Meningkatnya persentase kelompok rentan yang mendapatkan pendampingan hukum gratis.
  4. Tersedianya anggaran untuk bantuan hukum.
  5. Jumlah advokat yang direkrut.

Jawaban: C

Pembahasan:

  • A, B, E adalah Output (keluaran langsung fisik/barang/jasa).
  • D adalah Input (sumber daya).
  • C adalah Outcome (manfaat atau dampak langsung dari output yang dirasakan masyarakat). Perencana harus bisa membedakan output dan outcome.

Soal 5

Dalam kaidah penyusunan indikator kinerja SMART, huruf "T" memiliki arti...

  1. Tested (Teruji)
  2. Timely/Time-bound (Berbatas Waktu)
  3. Target (Sasaran)
  4. Technical (Teknis)
  5. Transparent (Transparan)

Jawaban: B

Pembahasan: SMART = Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound. Indikator harus memiliki batasan waktu pencapaian yang jelas (misalnya: tercapai dalam 1 tahun anggaran).

Soal 6

Pendekatan perencanaan yang dilakukan dengan menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah oleh lembaga/satuan kerja yang secara fungsional bertugas untuk itu disebut pendekatan...

  1. Partisipatif
  2. Politik
  3. Teknokratik
  4. Bottom-up
  5. Top-down

Jawaban: C

Pembahasan:

  • Teknokratik: Menggunakan metode ilmiah/akademis (tugas utama jabatan fungsional Perencana).
  • Partisipatif: Melibatkan masyarakat (Musrenbang).
  • Politik: Berdasarkan janji politik kepala negara/daerah.

 

Topik 3: Analisis & Konteks HAM

Soal 7

Saat melakukan analisis SWOT untuk program pemajuan HAM, Anda menemukan bahwa "Tingginya kesadaran masyarakat global terhadap isu HAM" merupakan faktor eksternal yang menguntungkan. Hal ini dikategorikan sebagai...

  1. Strength (Kekuatan)
  2. Weakness (Kelemahan)
  3. Opportunity (Peluang)
  4. Threat (Ancaman)
  5. Challenge (Tantangan)

Jawaban: C

Pembahasan:

  • Internal Positif = Strength.
  • Internal Negatif = Weakness.
  • Eksternal Positif = Opportunity (Peluang).
  • Eksternal Negatif = Threat.
    Karena faktor tersebut berasal dari luar (global) dan positif, maka masuk kategori Opportunity.

Soal 8

Dalam konteks perencanaan yang inklusif (No One Left Behind), langkah teknis apa yang harus dilakukan seorang perencana dalam menyusun basis data program?

  1. Menggunakan data rata-rata nasional agar mudah diolah.
  2. Menggunakan Data Terpilah (Disaggregated Data) berdasarkan jenis kelamin, usia, dan disabilitas.
  3. Fokus pada data makro ekonomi saja.
  4. Menggunakan data tahun lalu tanpa verifikasi.
  5. Mengabaikan data minoritas karena jumlahnya sedikit.

Jawaban: B

Pembahasan: Prinsip utama perencanaan responsif HAM/Gender adalah penggunaan Data Terpilah. Tanpa data terpilah, kebutuhan kelompok spesifik (perempuan, lansia, disabilitas) tidak akan terlihat dalam perencanaan (menjadi invisible).

Soal 9

Apa perbedaan utama antara Efisiensi dan Efektivitas dalam evaluasi perencanaan?

  1. Efisiensi melihat dampak, Efektivitas melihat biaya.
  2. Efisiensi adalah "Doing the right things", Efektivitas adalah "Doing things right".
  3. Efisiensi berkaitan dengan penggunaan sumber daya (input vs output), Efektivitas berkaitan dengan pencapaian tujuan (output vs outcome).
  4. Keduanya memiliki arti yang sama.
  5. Efisiensi untuk swasta, Efektivitas untuk pemerintah.

Jawaban: C

Pembahasan:

  • Efisiensi (Hemat): Menghasilkan output maksimal dengan input minimal (Rasio Input:Output).
  • Efektivitas (Berhasil Guna): Sejauh mana output berhasil mencapai tujuan/outcome yang diharapkan.

Soal 10

Dokumen Rencana Kerja Pemerintah (RKP) berfungsi sebagai pedoman untuk penyusunan...

  1. RPJMN
  2. Renstra KL
  3. APBN
  4. RPJP
  5. LAKIP

Jawaban: C

Pembahasan: Alur logisnya adalah: RKP (Perencanaan Tahunan) disepakati $\rightarrow$ menjadi dasar penyusunan RAPBN/APBN (Penganggaran Tahunan). Slogan perencanaannya: "Anggaran mengikuti Program" (Money follows Program).


Tips Tambahan untuk Peserta Tes:

  1. Pelajari Logika Input-Output-Outcome: Ini adalah "roti dan mentega" seorang Perencana. Anda pasti akan ditanya studi kasus untuk membedakan mana barang (output) dan mana dampak (outcome).
  2. Hafalkan Hierarki: Ingat urutan RPJP (20th) -> RPJM (5th) -> RKP (1th). Jangan tertukar dengan dokumen penganggaran (APBN).
  3. Isu HAM Terkini: Pahami istilah seperti Mainstreaming (Pengarusutamaan) HAM/Gender, Kelompok Rentan, dan Aksesibilitas.

 

 

Perlu Latihan dengan soal-soal seleksi CASN yang lebih banyak variasi, bisa kamu klik https://lynk.id/pinterstudi

Lebih baru Lebih lama

monetag

monetag

نموذج الاتصال