[SOAL WAWANCARA] Pembahasan Soal Sulit CASN PPPK : Perencana Ahli Pertama - Edisi 1




 

Sobat Pinterstudi - Berikut adalah contoh soal latihan untuk Tes Wawancara (biasanya berbasis komputer/CAT dalam seleksi PPPK) dan soal kompetensi teknis manajerial yang relevan untuk jabatan Perencana Ahli Pertama di lingkungan Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM).

Soal-soal ini dirancang untuk menguji integritas, kemampuan perencanaan, dan wawasan kebangsaan dalam konteks perlindungan HAM.

Bagian 1: Tes Wawancara (Integritas & Moralitas)

Fokus: Mengukur kejujuran, komitmen, dan etika sebagai ASN.

Soal 1

Pertanyaan: Anda mengetahui bahwa atasan Anda memerintahkan untuk memanipulasi data capaian kinerja program pemajuan HAM agar terlihat bagus di laporan akhir tahun, padahal realisasinya belum mencapai target. Sikap Anda adalah...

  1. Mengikuti perintah atasan karena loyalitas adalah hal utama bagi ASN.
  2. Menolak secara halus dan menyarankan untuk melaporkan data apa adanya disertai kendala yang dihadapi.
  3. Melaporkan atasan tersebut kepada inspektorat secara diam-diam.
  4. Mengerjakan laporan tersebut namun menyimpan bukti data asli sebagai pegangan jika ada masalah.

Jawaban Terbaik: B

Pembahasan:

Dalam tes wawancara PPPK, integritas adalah poin tertinggi.

  • Poin 4 (Nilai Tertinggi): Opsi B. Menunjukkan integritas (kejujuran) sekaligus kemampuan komunikasi asertif kepada atasan. Anda tetap profesional dengan menawarkan solusi (melaporkan kendala).
  • Poin 3: Opsi C. Tindakan benar (whistleblowing), namun langkah persuasif langsung biasanya lebih diutamakan dalam konteks hierarki kerja sebelum melapor, kecuali pelanggarannya berat/pidana.
  • Poin 2: Opsi D. Bersikap pasif dan membiarkan manipulasi terjadi.
  • Poin 1: Opsi A. Loyalitas buta yang melanggar integritas tidak dibenarkan.

Soal 2

Pertanyaan: Sebagai Perencana Ahli Pertama, Anda diminta menyusun anggaran untuk sosialisasi HAM di daerah terpencil. Namun, rekan kerja Anda menyarankan untuk mark-up (melebihkan) anggaran perjalanan dinas agar sisa uangnya bisa dibagi-bagi. Bagaimana respons Anda?

  1. Menolak dengan tegas dan mengingatkan rekan tersebut tentang risiko hukum dan integritas ASN.
  2. Pura-pura tidak dengar dan tetap menyusun anggaran sesuai standar biaya masukan.
  3. Melaporkan rekan kerja tersebut kepada atasan agar diberi sanksi.
  4. Menolak tawaran tersebut karena takut ketahuan oleh auditor.

Jawaban Terbaik: A

Pembahasan:

  • Poin 4 (Nilai Tertinggi): Opsi A. Menunjukkan ketegasan menolak korupsi dan ada upaya mengingatkan rekan kerja (fungsi perekat nilai etik). Alasannya didasarkan pada prinsip (integritas), bukan ketakutan.
  • Poin 3: Opsi B. Anda berintegritas untuk diri sendiri, tetapi tidak berusaha memperbaiki lingkungan kerja.
  • Poin 2: Opsi D. Menolak, tapi motivasinya eksternal (takut ketahuan), bukan internal (prinsip kejujuran).
  • Poin 1: Opsi C. Terlalu reaktif dan bisa merusak hubungan kerja jika belum ada tindakan nyata yang dilakukan rekan tersebut.

Bagian 2: Kompetensi Teknis & Manajerial (Konteks Perencana & HAM)

Fokus: Kemampuan merencanakan, mengorganisir, dan memahami substansi pekerjaan.

Soal 3

Pertanyaan: Kementerian HAM sedang menyusun Rencana Strategis (Renstra) baru. Anda melihat bahwa draf rencana tersebut kurang mengakomodasi kebutuhan kelompok rentan (penyandang disabilitas) dalam akses layanan publik, padahal itu adalah isu krusial HAM. Apa yang akan Anda lakukan dalam rapat perencanaan?

  1. Diam saja karena draf tersebut disusun oleh senior yang lebih berpengalaman.
  2. Menyampaikan usulan secara formal dengan menyertakan data dan landasan hukum mengenai pentingnya inklusifitas dalam perencanaan.
  3. Mengkritik draf tersebut secara tajam agar tim penyusun menyadari kesalahannya.
  4. Membicarakannya di belakang rapat dengan rekan sejawat.

Jawaban Terbaik: B

Pembahasan:

Sebagai Perencana Ahli, Anda dituntut memiliki kemampuan analisis dan advokasi kebijakan (Technical Competence).

  • Jawaban B adalah yang paling tepat karena konstruktif, berbasis bukti (data), dan profesional. Ini menunjukkan kompetensi perencanaan yang berbasis Human Rights Based Approach.
  • Jawaban A dan D menunjukkan sikap pasif.
  • Jawaban C cenderung emosional dan kurang efektif dalam komunikasi organisasi.

Soal 4

Pertanyaan: Anda ditugaskan menyusun kerangka acuan kerja (KAK) untuk program prioritas kementerian dalam waktu 2 hari. Tiba-tiba, data dukung dari unit lain belum masuk hingga H-1. Tindakan Anda adalah...

  1. Menunggu hingga data dikirimkan meskipun berisiko terlambat.
  2. Menyusun KAK berdasarkan asumsi dan data tahun lalu, nanti direvisi jika salah.
  3. Segera menghubungi unit terkait secara proaktif untuk meminta data atau estimasi sementara agar kerangka bisa diselesaikan tepat waktu.
  4. Mengeluh kepada atasan bahwa unit lain tidak kooperatif.

Jawaban Terbaik: C

Pembahasan:

Ini menguji Orientasi pada Hasil dan Kerja Sama.

  • Jawaban C menunjukkan inisiatif tinggi dan kemampuan pemecahan masalah (problem solving). Anda tidak pasif menunggu, tetapi menjemput bola untuk memastikan target tercapai.
  • Jawaban B berisiko menghasilkan perencanaan yang tidak akurat (perencana harus berbasis data valid).
  • Jawaban A dan D menunjukkan sikap pasif dan menyalahkan keadaan.

Soal 5

Pertanyaan: Dalam sebuah forum konsultasi publik perencanaan pembangunan, ada perwakilan masyarakat adat yang marah karena merasa hak-hak ulayat mereka terabaikan dalam rencana pembangunan infrastruktur. Sebagai perwakilan Kementerian HAM/Perencana, bagaimana Anda menanganinya?

  1. Meminta keamanan untuk menenangkan warga tersebut agar rapat bisa lanjut.
  2. Mendengarkan keluhannya dengan empati, mencatat poin keberatannya, dan berjanji akan mengkajinya kembali dalam revisi dokumen perencanaan.
  3. Menjelaskan bahwa rencana pembangunan sudah final dan tidak bisa diubah demi kepentingan nasional.
  4. Mengabaikan interupsi tersebut dan melanjutkan presentasi.

Jawaban Terbaik: B

Pembahasan:

Ini menguji kompetensi Sosio-kultural dan Komunikasi.

  • Jawaban B mencerminkan sikap menghargai perbedaan, empati, dan responsif terhadap aspirasi publik, yang merupakan nilai inti pelayanan publik dan perlindungan HAM.
  • Jawaban C dan D sangat bertentangan dengan prinsip HAM dan pelayanan publik yang partisipatif.

Tips Tambahan untuk Wawancara Perencana di Kementerian HAM:

  1. Pahami Logical Framework: Sebagai perencana, pahami alur Input -> Output -> Outcome -> Impact. Jawaban Anda harus mencerminkan pola pikir sistematis ini.
  2. Perspektif HAM: Selalu kaitkan jawaban teknis dengan prinsip HAM (Non-diskriminasi, Akuntabilitas, Partisipasi).
  3. Integritas Harga Mati: Dalam soal opsi ganda "Wawancara", pilihlah jawaban yang paling jujur, idealis, dan tidak menoleransi penyimpangan sedikitpun, namun tetap disampaikan dengan cara yang profesional.

 

 

 


Lebih baru Lebih lama

monetag

monetag

نموذج الاتصال