Sobat Pinterstudi - Ini adalah materi khusus Tes Wawancara Berbasis Komputer untuk seleksi PPPK.
Perlu diingat: Tes Wawancara pada seleksi PPPK bukan tanya jawab lisan dengan penguji manusia, melainkan 10 soal pilihan ganda yang dikerjakan di komputer setelah Anda menyelesaikan tes Kompetensi Teknis, Manajerial, dan Sosial Kultural.
Prinsip Dasar Tes Wawancara PPPK
● Tujuan: Mengukur integritas dan moralitas.
● Sistem Nilai: Tidak ada jawaban "Salah" (nol). Poinnya berjenjang: 4, 3, 2, 1.
● Target: Anda harus memilih jawaban dengan poin 4 (Tertinggi).
● Kunci Jawaban 4 Poin: Pilih jawaban yang menunjukkan ketegasan pada aturan, tidak kompromi pada kecurangan, namun tetap profesional dan solutif.
Simulasi Soal Wawancara (Integritas & Moralitas)
Berikut adalah 3 simulasi soal yang dirancang mirip dengan pola soal asli, lengkap dengan analisis bobot nilai.
Soal 1: Integritas vs Solidaritas Teman
Anda adalah seorang Analis SDM Aparatur. Suatu hari, rekan kerja satu ruangan yang merupakan teman dekat Anda datang terlambat 2 jam karena alasan bangun kesiangan. Ia meminta tolong kepada Anda—yang memegang akses sistem absensi—untuk mengubah jam kedatangannya agar Tunjangan Kinerja (Tukin)-nya tidak dipotong. Ia berjanji ini yang terakhir kali. Sikap Anda?
A. Menolaknya dengan tegas dan mengingatkan bahwa hal tersebut melanggar integritas serta kode etik pegawai.
B. Menolaknya secara halus dan menyarankan agar ia jujur saja pada atasan, mungkin atasan akan memaklumi.
C. Melaporkan permintaan teman tersebut kepada atasan agar ia diberi sanksi jera.
D. Membantunya sekali ini saja karena kasihan, namun meminta ia berjanji tidak mengulanginya.
Analisis Jawaban & Bobot Nilai:
● Poin 4 (Jawaban A): Menolak tegas + Alasan Integritas. Ini adalah jawaban ideal seorang ASN. Anda menjaga integritas sistem dan diri sendiri.
● Poin 3 (Jawaban B): Menolak + Solusi lunak. Poinnya berkurang sedikit karena ketegasannya kurang terlihat ("secara halus"), namun intinya tetap menolak.
● Poin 2 (Jawaban C): Terlalu agresif. Melaporkan teman untuk "niat" yang belum terlaksana bisa merusak hubungan kerja (kecuali pelanggaran berat/pidana).
● Poin 1 (Jawaban D): Melakukan kecurangan/korupsi wewenang. Ini nilai terendah.
Soal 2: Radikalisme & Paham Anti-Pancasila
Di grup WhatsApp kantor, Anda mendapati salah satu rekan kerja senior sering memposting konten yang berisi ujaran kebencian terhadap pemerintah dan narasi yang mengarah pada radikalisme/intoleransi. Sebagai sesama pegawai, apa yang akan Anda lakukan?
A. Langsung keluar dari grup WhatsApp tersebut agar tidak terpapar paham radikal.
B. Membiarkan saja karena itu adalah hak kebebasan berpendapat masing-masing orang.
C. Mengingatkan yang bersangkutan secara personal (japri) agar bijak bermedia sosial dan mematuhi kode etik ASN sebagai perekat bangsa.
D. Menangkap layar (screenshot) percakapan tersebut dan menyebarkannya di media sosial agar viral dan ditindak.
Analisis Jawaban & Bobot Nilai:
● Poin 4 (Jawaban C): Persuasif & Edukatif. Anda mengambil tindakan aktif untuk meluruskan (mengingatkan kode etik) namun dengan cara yang elegan (personal/japri) untuk menjaga kondusivitas.
● Poin 3 (Jawaban A): Defensif. Anda menyelamatkan diri sendiri, tapi tidak menyelesaikan masalah organisasi.
● Poin 2 (Jawaban D): Impulsif. Memviralkan masalah internal justru mencoreng nama baik instansi.
● Poin 1 (Jawaban B): Apatis/Permisif. Membiarkan bibit radikalisme berkembang adalah kesalahan fatal bagi ASN.
Soal 3: Profesionalisme di Bawah Tekanan
Saat Anda sedang mengerjakan laporan analisis beban kerja yang tenggat waktunya besok pagi, tiba-tiba Anda menerima kabar buruk mengenai masalah keluarga yang membuat Anda sangat sedih dan tidak fokus. Apa yang Anda lakukan?
A. Meminta izin kepada atasan untuk pulang cepat dan menyelesaikan pekerjaan tersebut besok pagi-pagi sekali.
B. Tetap bekerja sebisa mungkin meskipun hasilnya mungkin tidak maksimal karena pikiran sedang kacau.
C. Berusaha menenangkan diri sejenak, melupakan masalah pribadi sementara waktu, dan fokus menyelesaikan pekerjaan hingga tuntas dengan profesional.
D. Meminta bantuan rekan kerja lain untuk menyelesaikan laporan tersebut karena Anda sedang tidak bisa berpikir jernih.
Analisis Jawaban & Bobot Nilai:
● Poin 4 (Jawaban C): Profesionalisme Tinggi. Kemampuan memisahkan urusan pribadi dan dinas (emotional intelligence). Anda tetap bertanggung jawab menuntaskan tugas.
● Poin 3 (Jawaban B): Bertanggung jawab tapi pasrah. Anda tetap bekerja, tapi sudah memaklumi jika hasilnya buruk.
● Poin 2 (Jawaban A): Menunda pekerjaan. Ada risiko pekerjaan tidak selesai tepat waktu jika ditunda besok pagi.
● Poin 1 (Jawaban D): Membebankan orang lain. Melempar tanggung jawab pribadi ke rekan kerja adalah sikap yang buruk.
Tips Rahasia Menjawab Soal Wawancara
1. Cari Kata Kunci:
○ Jika soal tentang Korupsi/Gratifikasi $\rightarrow$ Pilih jawaban MENOLAK TEGAS.
○ Jika soal tentang Radikalisme $\rightarrow$ Pilih jawaban MENGINGATKAN/MELAPORKAN (tergantung tingkat keparahan).
○ Jika soal tentang Teknologi Baru $\rightarrow$ Pilih jawaban ANTUSIAS BELAJAR.
○ Jika soal tentang Kerjasama $\rightarrow$ Pilih jawaban AKTIF BERKONTRIBUSI (bukan sekadar ikut).
2.
Hindari
Jawaban "Malaikat" yang Tidak Realistis:
Terkadang ada opsi
yang terdengar sangat baik tapi tidak masuk akal (misal: "Saya akan
bekerja 24 jam tanpa tidur"). Pilih yang profesional dan manusiawi, tapi
tetap berintegritas.
3.
Posisi
Anda adalah ASN:
Ingat, Anda melamar
sebagai pelayan publik. Jawaban yang mementingkan kepentingan umum/instansi di
atas kepentingan pribadi/golongan selalu memiliki poin tinggi.
Perlu Latihan dengan soal-soal seleksi CASN yang lebih banyak variasi, bisa kamu klik https://lynk.id/pinterstudi
