JAKARTA – Direktorat Imunisasi, Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit, Kementerian Kesehatan
(Kemenkes) RI resmi membuka penerimaan Rekrutmen Tenaga Digitalisasi Pencatatan dan Pelaporan
Program Imunisasi Tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat infrastruktur data dan sistem
pelaporan kesehatan nasional.
Pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui tautan resmi Kemenkes paling lambat 14 Februari 2026
pukul 23.59 WIB.
Formasi yang Dibutuhkan
Terdapat total 11 posisi yang tersedia untuk tenaga ahli di bidang teknologi informasi dan manajemen data.
Berikut rincian formasinya:
Persyaratan Umum & Berkas Pendaftaran
Pelamar harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), sehat jasmani dan rohani, serta tidak sedang terikat
kontrak dengan instansi lain pada saat mulai bekerja.
Beberapa dokumen utama yang wajib dipersiapkan antara lain:
- Surat lamaran bertandatangan dan bermaterai Rp10.000.
- Daftar Riwayat Hidup (CV) dan Portofolio.
- Scan Ijazah, Transkrip Nilai, dan Sertifikat Keahlian asli.
- Surat Keterangan Sehat dan Surat Keterangan Pengalaman Kerja.
Jadwal Seleksi Tahun 2026
Proses seleksi akan berlangsung secara intensif sepanjang bulan Februari 2026 dengan rincian sebagai
berikut:
- Pengumuman Rekrutmen: 13 - 14 Februari 2026
- Seleksi Administrasi: 18 - 19 Februari 2026
- Pengumuman Hasil Administrasi: 20 Februari 2026
- Seleksi Kompetensi: 23 Februari 2026
- Seleksi Wawancara: 25 - 26 Februari 2026
- Pengumuman Akhir: 27 Februari 2026
Pihak Kemenkes menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya apapun.
Masyarakat diminta waspada terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.
Informasi resmi lebih lanjut dapat dipantau melalui laman https://kemkes.go.id.
